Selasa, 13 November 2012

essay ekonomi 2



CIRCULAR FLOW 2 SEKTOR

Peran rumah tangga : - Memberikan faktor produksi ke perusahaan
- Menerima balas jasa dari perusahaan
- Menerima barang dan jasa dari perusahaan
- Memberi hasil penjualan hasil penjualan produk ke perusahaan
Peran perusahaan : - Menerima faktor produksi dari rumah tangga
- Memberi balas jasa ke rumah tangga
- Memberi barang dan jasa ke rumah tangga
- Menerima pembelian hasil penjualan produk dari rumah tangga
CIRCULAR FLOW 3 SEKTOR

Peran rumah tangga : - Memberikan faktor produksi ke perusahaan
- Menerima balas jasa dari perusahaan
- Menerima barang dan jasa dari perusahaan
- Memberi hasil penjualan hasil penjualan produk ke perusahaan
- Membayar pajak ke pemerintah
- Menerima subsidi dari pemerintah
Peran perusahaan : - Menerima faktor produksi dari rumah tangga
- Memberi balas jasa ke rumah tangga
- Memberi barang dan jasa ke rumah tangga
- Menerima pembelian hasil penjualan produk dari rumah tangga
- Membayar pajak perusahaan ke pemerintah
- Menerima pengeluaran pemerintah dari pemerintah
Peran pemerintah : - Menerima pajak perusahaan dari perusahaan
- Memberikan pengeluaran pemerintah ke perusahaan
- Memberikan subsidi ke rumah tangga
- Menerima pajak individu dari rumah tangga
CIRCULAR FLOW 4 SEKTOR


Peran rumah tangga : - Memberikan faktor produksi ke perusahaan
- Menerima balas jasa dari perusahaan
- Menerima barang dan jasa dari perusahaan
- Memberi hasil penjualan hasil penjualan produk ke perusahaan
- Membayar pajak ke pemerintah
- Menerima subsidi dari pemerintah
Peran perusahaan : - Menerima faktor produksi dari rumah tangga
- Memberi balas jasa ke rumah tangga
- Memberi barang dan jasa ke rumah tangga
- Menerima pembelian hasil penjualan produk dari rumah tangga
- Membayar pajak perusahaan ke pemerintah
- Menerima pengeluaran pemerintah dari pemerintah
Peran pemerintah : - Menerima pajak perusahaan dari perusahaan
- Memberikan pengeluaran pemerintah ke perusahaan
- Memberikan subsidi ke rumah tangga
- Menerima pajak individu dari rumah tangga
- Membeli barang dan jasa ke luar negeri (impor)
- menerima pajak dari luar negeri
Peran luar negeri : - Menerima barang dan jasa dari perusahaan
- Memberi pembelian hasil penjualan produk ke luar negeri
- Menjual barang ke pemerintah
- Membayar pajak ke pemerintah
2. Ada, karena ekonomi suatu negara berhubungan dengan sistem ekonomi negara tersebut. jika sistem
ekonomi suatu negara tersebut tradisional, komando, pasar, campuran akan berpengaruh dengan
perekonomian negara tersebut karena perekonomian suatu negara bergantung dengan sistem di negara
tersebut.
3. Circular flow satu sektor : Melibatkan 2 pelaku ekonomi yaitu, rumah tangga dan perusahaan
Circular flow dua sektor : Melibatkan 3 pelaku ekonomi yaitu, rumah tangga,perusahaan, dan pemerintah
Circular flow tiga sektor : Melibatkan 4 pelaku ekonomi yaiti, rumah tangga,perusahaan,pemerintah dan
luar negeri
4. The Law Diminishing Return adalah sebuah hukum dalam ekonomi yang menjelaskan tentang proporsi
input yang tepat untuk mendapatkan output maksimal
misalnya : kita mempunyai sawah, dengan input petani. satu sawah memiliki kapasitas petani sebanyak 10 orang. maka, ketika kita menempatkan satu orang petani disana, kita akan mendapatkan output (beras). begitu juga jika ditambah terus sampai misalnya angka 7. ketika level petani sudah berada pada angka 7, output akan stabil dan terus menerus meningkat. begitu juga jika sampai 8,9,10 pendapat akan terus meningkat.
Namun, pendapatan ketika 7 petani di sawah dengan 10 petani berbeda. secara logika kita bisa melihat, misalnya saja para petani, ketika semakin banyak yang terlibat, akan secara psikologis bertambah malas. atau mereka juga bisa bertambah susah dalam bekerja, karena sawah yang mereka garap semakin penuh. tapi, pendapatan tetap meningkat. oleh karena itu, posisi ketika petani sebanyak 8 - 10 bisa dikatakan fase 2 dari teori ini

5.-Intensifikasi, yaitu perluasan produksi yang dengan cara memperbesar kemampuan berproduksi dari faktor produksi yang sudah ada, tanpa menambah jumlah faktor produksi. Contoh: untuk meningkatkan hasil pertanian dilakukan dengan cara memilih bibit yang unggul, memperbaiki pengairan, memberi pupuk dengan teratur, dan lain-lain.
-Diversifikasi, yaitu perluasan produksi dengan cara menambah jenis produksi. Contoh: awalnya satu pabrik hanya memproduksi kertas, kemudian pabrik tersebut memproduksi buku gambar, buku tulis, buku berpetak, dan lain-lain.
-Normalisasi, yaitu perluasan produksi dengan cara menambah keragaman darisatu jenis produksi. Contoh: mula-mula suatu pabrik hanya memproduksi kertas HVS 60 gram lalu ditambah dengan memproduksi HVS 70 gram dan 80 gram.
-Spesialisasi, yaitu perluasan produksi dengan cara mengadakan pembagian kerja. Dengan pembagian kerja, kualitas barang yang dihasilkan bisa meningkat dan umumnya kuantitas (jumlah) barang juga ikut meningkat, ini disebabkan karena setiap pekerjaan dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kemampuan di bidangnya.
-Mekanisasi, yaitu perluasan produksi dengan cara menggunakan mesin-mesin yang bisa menghemat waktu dan tenaga, sehingga hasil produksi lebih meningkat baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.
-Memberikan fasilitas dan kemudahan, yaitu perluasan produksi yang dilakukan pemerintah sebagai suatu kebijakan umum, di antaranya dengan cara pemberian kredit bagi usaha kecil dan menengah, deregulasi (penyederhanaan peraturan), debirokratisasi (penyederhanaan mekanisme perizinan), mengadakan kursus-kursus peningkatan keterampilan kerja, dan lain-lain.

6. Kegiaatan produksi Primeradalah kegiatan yang menghasilkan kegunaan dasar meliputi ekstraktif dan agraris. Contoh : pertambangan, penangkapan ikan dilaut dan pertanian.
Kegiatan produksi Sekunder adalah kegiatan yang menghasilakan kegunaan bentuk meliputi bidang produksi indrustri dan kerajinan. Contoh : Telepon, bantal, bumbu masakan, dll
Kegiatan produksi Tersier adalah kegiatan yang menghasilkan berbagai kegunaan (utility) meliputi bidang perdagangan dan jasa. Contoh : toko swalayan, angkutan, perhotelan, dll.

7. Teori nilai pasar: Nilai dari suatu barang tergantung jumlah permintaan dan penawaran.

8. Teori nilai tenaga kerja oleh David Ricardo, berbunyi “Nilai suatu barang ditentukan oleh jumlah tenaga kerja yang diperlukan untuk menghasilkan barang tersebut. Misalnya, jika suatu barang dikerjakan oleh lima pekerja, maka nilai suatu barang pun ditentukan oleh biaya pekerja itu sendiri.

9. Teori lebih oleh Karl Mark, berbunyi “ Tenaga kerja mempunyai nilai tukar dan nilai pakai bagi pengusaha. Pengusaha harus membayar nilai tukarnya untuk mendapatkan nilai pakainya. Kelebihan nilai pakai atas nilai tukar disebut nilai lebih. Jadi suatu pengusaha itu harus membayar upah pada pegawainya untuk mendapatkan nilai pakai.


10. Hukum Gossen I : Jika kebutuhan dipenuhi terus menerus sampai pada titik tertinggi, dan lama kelamaan kenikmatan akan berkurang hingga mencapai kepuasan.
Hukum Gossen II : Manusia akan memenuhi berbagai kebutuhan sampai tingkat intensitas yang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar