Selasa, 11 Desember 2012

essay ekonomi

  1. Tuliskan ciri-ciri pasar persaingan sempurna dan pasanglah sebuah  gambar pasar persaingan sempurna!
  2. Tuliskan ciri-ciri pasar persaingan tidak sempurna dan pasanglah sebuah gambar pasar persaingan tidak sempurna!
  3. Tuliskan ciri-ciri pasar oligopoli dan pasanglah sebuah gambar pasar oligopoli
  4. Tuliskan ciri-ciri pasar tenaga kerja!
  5. Tuliskan ciri-ciri pasar faktor produksi !
Jawaban:


  1.  Pasar persaingan sempurna disebut juga pasar persaingan murni adalah pasar di mana terdapat banyak penjual dan pembeli dan mereka sudah sama-sama mengetahui keadaan pasar.
          Pasar persaingan sempurna memiliki ciri-ciri berikut ini.
         1) Banyak penjual dan pembeli.
         2) Barang yang diperjualbelikan sejenis (homogen).
         3) Penjual maupun pembeli memiliki informasi yang lengkap tentang pasar.
         4) Harga ditentukan oleh pasar.
         5) Semua faktor produksi bebas masuk dan keluar pasar.
         6) Tidak ada campur tangan pemerintah. 


    2. 
  • - Hanya terdiri dari 1 produsen / penjual.
  • - Tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses.
  • - Hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan.
  • - Sangat sulit untuk masuk ke pasar karena peraturan undang-undang
  •   maupun butuh sumber daya yang sulit didapat.
  • - Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh
  •   perusahaan bersekala besar.
  • - Tidak ada perusahaan yang dapat membuat barang substitusi yang sempurna.
  • - Harga ditentukan oleh perusahaan.
  • - Pembeli tidak punya pilihan lain dalam membeli barang.
  • - Ada bannyak pembeli.
  • - Membuat hambatan yang besar bagi pesaignya yang akan masuk.





                       3. Pasar oligopoli adalah pasar yang hanya terdiri atas beberapa penjual untuk suatu barang tertentu, sehingga antara penjual yang satu dengan yang lainnya bisa memengaruhi harga. Contoh:
perusahaan menjual mobil dan sepeda motor, perusahaan rokok, industri telekomunikasi, dan perusahaan semen. Pasar oligopoli mempunyai ciri-ciri berikut ini.
a) Hanya terdapat sedikit penjual, sehingga keputusan dari salah satu penjual akan memengaruhi penjual lainnya.
b) Produk-produknya berstandar.
c) Kemungkinan ada penjual lain untuk masuk pasar masih terbuka.
d) Peran iklan sangat besar dalam penjualan produk perusahaan. 





 


      4. ciri-ciri : seluruh aktivitas dari pelaku-pelaku untuk mempertemukan pencari kerja dengan lowongan kerja, atau proses terjadinya penempatan dan atau hubungan kerja melalui penyediaan dan penempatan tenaga kerja. Pelaku-pelaku yang dimaksud di sini adalah pengusaha, pencari kerja dan pihak ketiga yang membantu pengusaha dan pencari kerja untuk dapat saling berhubungan.








  44. ciri-ciri : seluruh aktivitas dari pelaku-pelaku untuk mempertemukan pencari kerja dengan lowongan kerja, atau proses terjadinya penempatan dan atau hubungan kerja melalui penyediaan dan penempatan tenaga kerja. Pelaku-pelaku yang dimaksud di sini adalah pengusaha, pencari kerja dan pihak ketiga yang membantu pengusaha dan pencari kerja untuk dapat saling berhubungan.
Penawaran tenaga kerja berasal dari pencari kerja atau rumah tangga konsumen. Kurva penawaran ini memiliki slope positif, yang berarti semakin tinggi upah yang ditawarkan, maka semakin besar pula penawaran tenaga kerja dan sebaliknya.

Sementara, permintaan tenaga kerja berasal dari perusahaan pemberi kerja atau rumah tangga produksi. Kurva permintaan memiliki slope yang negatif, yang berarti semakin tinggi upah, maka semakin kecil permintaan terhadap tenaga kerja dan sebaliknya


5
a)Tidak berwujud fisik tetapi kegiatan

b)Permintaan dan penawaran faktor produksi dilakukan dalam jumlah besar

c)Jenis penawaran danpermintaan faktor produksi sesuai dengan produksi yg dihasilkan

d)Penawaran faktor kadang merupakan monopoli sedangkan permintaan faktor produksi bersifat kolektif.

Selasa, 13 November 2012

essay ekonomi 2



CIRCULAR FLOW 2 SEKTOR

Peran rumah tangga : - Memberikan faktor produksi ke perusahaan
- Menerima balas jasa dari perusahaan
- Menerima barang dan jasa dari perusahaan
- Memberi hasil penjualan hasil penjualan produk ke perusahaan
Peran perusahaan : - Menerima faktor produksi dari rumah tangga
- Memberi balas jasa ke rumah tangga
- Memberi barang dan jasa ke rumah tangga
- Menerima pembelian hasil penjualan produk dari rumah tangga
CIRCULAR FLOW 3 SEKTOR

Peran rumah tangga : - Memberikan faktor produksi ke perusahaan
- Menerima balas jasa dari perusahaan
- Menerima barang dan jasa dari perusahaan
- Memberi hasil penjualan hasil penjualan produk ke perusahaan
- Membayar pajak ke pemerintah
- Menerima subsidi dari pemerintah
Peran perusahaan : - Menerima faktor produksi dari rumah tangga
- Memberi balas jasa ke rumah tangga
- Memberi barang dan jasa ke rumah tangga
- Menerima pembelian hasil penjualan produk dari rumah tangga
- Membayar pajak perusahaan ke pemerintah
- Menerima pengeluaran pemerintah dari pemerintah
Peran pemerintah : - Menerima pajak perusahaan dari perusahaan
- Memberikan pengeluaran pemerintah ke perusahaan
- Memberikan subsidi ke rumah tangga
- Menerima pajak individu dari rumah tangga
CIRCULAR FLOW 4 SEKTOR


Peran rumah tangga : - Memberikan faktor produksi ke perusahaan
- Menerima balas jasa dari perusahaan
- Menerima barang dan jasa dari perusahaan
- Memberi hasil penjualan hasil penjualan produk ke perusahaan
- Membayar pajak ke pemerintah
- Menerima subsidi dari pemerintah
Peran perusahaan : - Menerima faktor produksi dari rumah tangga
- Memberi balas jasa ke rumah tangga
- Memberi barang dan jasa ke rumah tangga
- Menerima pembelian hasil penjualan produk dari rumah tangga
- Membayar pajak perusahaan ke pemerintah
- Menerima pengeluaran pemerintah dari pemerintah
Peran pemerintah : - Menerima pajak perusahaan dari perusahaan
- Memberikan pengeluaran pemerintah ke perusahaan
- Memberikan subsidi ke rumah tangga
- Menerima pajak individu dari rumah tangga
- Membeli barang dan jasa ke luar negeri (impor)
- menerima pajak dari luar negeri
Peran luar negeri : - Menerima barang dan jasa dari perusahaan
- Memberi pembelian hasil penjualan produk ke luar negeri
- Menjual barang ke pemerintah
- Membayar pajak ke pemerintah
2. Ada, karena ekonomi suatu negara berhubungan dengan sistem ekonomi negara tersebut. jika sistem
ekonomi suatu negara tersebut tradisional, komando, pasar, campuran akan berpengaruh dengan
perekonomian negara tersebut karena perekonomian suatu negara bergantung dengan sistem di negara
tersebut.
3. Circular flow satu sektor : Melibatkan 2 pelaku ekonomi yaitu, rumah tangga dan perusahaan
Circular flow dua sektor : Melibatkan 3 pelaku ekonomi yaitu, rumah tangga,perusahaan, dan pemerintah
Circular flow tiga sektor : Melibatkan 4 pelaku ekonomi yaiti, rumah tangga,perusahaan,pemerintah dan
luar negeri
4. The Law Diminishing Return adalah sebuah hukum dalam ekonomi yang menjelaskan tentang proporsi
input yang tepat untuk mendapatkan output maksimal
misalnya : kita mempunyai sawah, dengan input petani. satu sawah memiliki kapasitas petani sebanyak 10 orang. maka, ketika kita menempatkan satu orang petani disana, kita akan mendapatkan output (beras). begitu juga jika ditambah terus sampai misalnya angka 7. ketika level petani sudah berada pada angka 7, output akan stabil dan terus menerus meningkat. begitu juga jika sampai 8,9,10 pendapat akan terus meningkat.
Namun, pendapatan ketika 7 petani di sawah dengan 10 petani berbeda. secara logika kita bisa melihat, misalnya saja para petani, ketika semakin banyak yang terlibat, akan secara psikologis bertambah malas. atau mereka juga bisa bertambah susah dalam bekerja, karena sawah yang mereka garap semakin penuh. tapi, pendapatan tetap meningkat. oleh karena itu, posisi ketika petani sebanyak 8 - 10 bisa dikatakan fase 2 dari teori ini

5.-Intensifikasi, yaitu perluasan produksi yang dengan cara memperbesar kemampuan berproduksi dari faktor produksi yang sudah ada, tanpa menambah jumlah faktor produksi. Contoh: untuk meningkatkan hasil pertanian dilakukan dengan cara memilih bibit yang unggul, memperbaiki pengairan, memberi pupuk dengan teratur, dan lain-lain.
-Diversifikasi, yaitu perluasan produksi dengan cara menambah jenis produksi. Contoh: awalnya satu pabrik hanya memproduksi kertas, kemudian pabrik tersebut memproduksi buku gambar, buku tulis, buku berpetak, dan lain-lain.
-Normalisasi, yaitu perluasan produksi dengan cara menambah keragaman darisatu jenis produksi. Contoh: mula-mula suatu pabrik hanya memproduksi kertas HVS 60 gram lalu ditambah dengan memproduksi HVS 70 gram dan 80 gram.
-Spesialisasi, yaitu perluasan produksi dengan cara mengadakan pembagian kerja. Dengan pembagian kerja, kualitas barang yang dihasilkan bisa meningkat dan umumnya kuantitas (jumlah) barang juga ikut meningkat, ini disebabkan karena setiap pekerjaan dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kemampuan di bidangnya.
-Mekanisasi, yaitu perluasan produksi dengan cara menggunakan mesin-mesin yang bisa menghemat waktu dan tenaga, sehingga hasil produksi lebih meningkat baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.
-Memberikan fasilitas dan kemudahan, yaitu perluasan produksi yang dilakukan pemerintah sebagai suatu kebijakan umum, di antaranya dengan cara pemberian kredit bagi usaha kecil dan menengah, deregulasi (penyederhanaan peraturan), debirokratisasi (penyederhanaan mekanisme perizinan), mengadakan kursus-kursus peningkatan keterampilan kerja, dan lain-lain.

6. Kegiaatan produksi Primeradalah kegiatan yang menghasilkan kegunaan dasar meliputi ekstraktif dan agraris. Contoh : pertambangan, penangkapan ikan dilaut dan pertanian.
Kegiatan produksi Sekunder adalah kegiatan yang menghasilakan kegunaan bentuk meliputi bidang produksi indrustri dan kerajinan. Contoh : Telepon, bantal, bumbu masakan, dll
Kegiatan produksi Tersier adalah kegiatan yang menghasilkan berbagai kegunaan (utility) meliputi bidang perdagangan dan jasa. Contoh : toko swalayan, angkutan, perhotelan, dll.

7. Teori nilai pasar: Nilai dari suatu barang tergantung jumlah permintaan dan penawaran.

8. Teori nilai tenaga kerja oleh David Ricardo, berbunyi “Nilai suatu barang ditentukan oleh jumlah tenaga kerja yang diperlukan untuk menghasilkan barang tersebut. Misalnya, jika suatu barang dikerjakan oleh lima pekerja, maka nilai suatu barang pun ditentukan oleh biaya pekerja itu sendiri.

9. Teori lebih oleh Karl Mark, berbunyi “ Tenaga kerja mempunyai nilai tukar dan nilai pakai bagi pengusaha. Pengusaha harus membayar nilai tukarnya untuk mendapatkan nilai pakainya. Kelebihan nilai pakai atas nilai tukar disebut nilai lebih. Jadi suatu pengusaha itu harus membayar upah pada pegawainya untuk mendapatkan nilai pakai.


10. Hukum Gossen I : Jika kebutuhan dipenuhi terus menerus sampai pada titik tertinggi, dan lama kelamaan kenikmatan akan berkurang hingga mencapai kepuasan.
Hukum Gossen II : Manusia akan memenuhi berbagai kebutuhan sampai tingkat intensitas yang

Kamis, 04 Oktober 2012

TUGAS EKONOMI BAGIAN ESSAY

1.Kebutuhan Anda sebagai siswa!
2.Bagaimana ilmu Ekonomi mengatur agar semua kebutuhan yang tidak terbatas bisa dipenuhi dengan sumber daya yang terbatas!
3.Ceritakan sebuah kisah tentang biaya peluang yang pernah Anda alami selama ini !
4.Menurut Anda, Indonesia lebih tepat menganut sistem ekonomi apa? Berikan penjelasan !

Jawaban:
1. kebutuhan saya sebagai siswa,saya butuh ilmu agar tidak gaptek,agar bisa menjadi pintar dan bisa melihat perkembangan zaman di dunia.
2.individu dan masyarakat harus menentukan pilihan,karena keterbatasan sumber daya produksi,kita mengenal kurva batas kemungkinan produksi. jika suatu jenis barang diproduksi lebih banyak,maka jenis barang yg lainnya harus dikurangi.
3.Waktu itu saya mau beli ban saya punya uang 2,3 jt saya mau beli antara continential (2,3jt) atau pireeli dengan harga (1,5 jt) menurut saya dua dua nya memiliki taste mengendara yang sama jadi saya pilih pireeli dengan  (1,5) jt , jadi biaya peluang saya (2,3jt) pireeli
4.menurut saya,indonesia lbih tepat menganut sistem campuran. seperti yang sekarang ini,jadi antara pemerintah dan swasta,campur tangan. masyarakat pun tidak semua pasif,mereka pasti ada yang aktif. dan pemerintah tidak semuanya memonopoli negara indonesia. intinya antara pemerintah dan masyarakat,semuanya aktif,dan masyarakat mempunyai kebebasan untuk berinovasi dan berkreasi.

Rabu, 15 Februari 2012

PENGALAMAN DENGAN BAN KARETNYA MATI

Hari itu tanggal 21 nov 2011 saya menggunakan mitshubishi kuda tahun 2003 pada saat itu ban saya botak / aus saya berniat membeli ban dengan merek kita sebut saja inisialnya" B " lalu orang yang jual ban menawarkan saya ban dengan brand "P" dengan harga 400.000 tp copotan dan masih dalam kondisi baik lalu insting manusia saya menyuruh saya untuk membelinya dan di balancing dan saya buat lari di  cipularang untuk merasakan ban eropa setelah itu saya berhenti di pemberhentian semua kondisa mobil terlihat baik kecuali bannya ,terlihat seperti tercabik cabik lalu tanpa pikir panjang saya siram dengan air bening lalu saya melanjutkan perjalan sesampai nya saya di cihamplas lalu saya lihat ban belakang saya yang sudah terlihat kawatnya lalu saya telpon toko yang tadi menjual ban ke saya begini percakapannya :
saya : halo..
nkoh ban : iya mas ada yang bisa saya bantu
saya  : ini saya yang tadi pake kuda merah
nkoh ban: iya mas , gimana bannya ?
saya: gimananya masa udah di cihampelas bannya jadi kayak gitu
nkoh ban : ya namanya juga ban copotan mas
singkat cerita (capek ngetiknya)
saya : ya saya minta uang dong
nkoh ban : ya sudah mas nanti setelah sampai disino saya kembalikan 200.000 ya
saya :ok lah makasih
nah pada saat itu saya berfikir BAGAIMANA CARA SAYA PULANG !!!!!!! (motion cry)
Sekian dulu yaa

Cara menyetel Valve secara Rombongan (pada mesin sebaris 4 silinder)

1. Memposisikan TOP Silinder 1.

Putar mesin melalui pulley sampai mencapai TDC/Top Dead Center pada silinder 1

# Cara Mengetahui Top mesin (TDC=Top Dead Center)

2. Valve/klep yang dapat di stel:

Silinder 1 klep Hisap & Buang.
Silinder 2 Klep Hisap.
Silinder 3 klep Buang.
Silinder 4 Tidak dapat di setel semua karena dlm kondisi Overlaping.

3. Memposisikan Top Silinder 4.

Putar mesin melalui pulley sampai mencapai TDC/Top Dead Center pada silinder 4.

# Cara Mengetahui Top mesin (TDC=Top Dead Center)

4. Valve/klep yang dapat di stel:

Silinder 4 klep Hisap & Buang.
Silinder 3Klep Hisap.
Silinder 2 klep Buang.
Silinder 1 Tidak dapat di setel semua karena dlm kondisi Overlaping.

SEMOGA BERMANFAAT

~Blackscorpio~

NYETEL KLEP INJECTOR MOBIL

Cara Setel klep mobil

1. Buka baut pengunci tutup kepala silinder dengan kunci ring 1/2 mm. Kemudian lepas seal washernya.

2. Copot slang positive crankcase ventilation (PCV) di kop silinder dari klemnya.

3. Buka tutup kepala silinder perlahan-lahan. Maka akan terlihat deretan katup (klep) dan rocker arm yang tersusun rapi.

4. Menyetelnya, pertama putar puli kruk-as searah jarum jam, pakai kunci ring 19 guna mencari posisi Top 1 dan 4. Artinya, piston silinder 1 dan 4 berada di titik mati atas (TMA). Posisi Top juga ditunjukkan oleh coakan pada puli kruk-as. Yaitu, saat coakan tadi berada tepat di garis nol.

5. Biar gampang untuk menentukan posisi Top 1 dan 4, pegang dan putar push rod. Bila push rod pada silinder 1 dapat diputar, berarti dalam keadaan bebas atau bisa disetel. Ini artinya Top 1. Jika ingin mendapatkan Top 4, putar lagi puli satu putaran. Saat Top 1, katup yang disetel katup isap dan buang silinder 1. Berikutnya katup isap silinder 2 dan katup buang silinder 3. Sedangkan pada Top 4, yang disetel klep buang silinder 2, klep isap silinder 3, dan katup isap dan buang pada silinder 4.
6. Menentukan katup isap, lihat posisi katup yang segaris dengan saluran masuk (intake manifold).

7. Sama halnya saat menentukan katup buang. Perhatikan posisi klep yang sejajar dengan saluran buang (exhaust manifold).

8. Kendurkan baut setelan celah katup dengan kunci ring 12.

9. Setel celah katup pakai obeng minus. Untuk mengukur celah katup, gunakan feeler gauge. Setelan klep paling tepat, saat putaran obeng mulai terasa berat dan feeler gauge terasa seret kalau ditarik. Lalu segera kencangkan kembali baut pengikat klep. Terakhir, rakit kembali tutup kop silinder dan selang PVC seperti semula.

Kamis, 09 Februari 2012

Tanda Tanda Fuel Pump mau Dijemput maut

tah kebetulan atau tidak, beberapa minggu terakhir ini banyak mobil-mobil yang terparkir di pinggir jalan karena mogok. Penyebabnya seragam, yakni fuel pump-nya bermasalah.

Siapa juga yang mau kejadian seperti itu menimpa mobil kita bukan? Nah, pemilik bengkel Twin Garage, di Pusat Sparepart Ruko Taman Rflesia, Bekasi
Timur, Ajat Sudrajat, berbaik hati mau memberikan indikasi awal saat mobil mogok gara-gara fuel pump bermasalah.

"Pertama, biasanya mobil seperti kehabisan bensin, pedal gas diinjak tidak ada respons dari mesin," ujarnya ketika berbincang dengan detikOto di bengkelnya di kawasan Bekasi Timur, Selasa (20/7/2010)

Mobil ndut-ndutan seperti itu, bisa disebabkan karena fuel pump-nya mampet karena bensin kotor atau memang karena komponennya melemah.

"Cara mengetahuinya juga gampang, cek filter bensin di depan, lalu nyembur atau tidak bensinnya, kalau masih nyembur, berarti cuma kotor bensinnya," ujarnya.

Bila memang bensin yang kotor, agar mobil mau hidup kembali, cukup memukul-mukul tangki bensin agar kotoran yang menempel rontok. Biasanya, setelah itu mobil bisa kembali jalan.

"Digedor-gedor saja tangkinya. Tapi itu buat darurat saja, setelah jalan cari bengkel terdekat," ungkapnya.

Selain itu, fuel pump bermasalah atau tidak bisa diketahui dengan mencium asap yang keluar dari knalpot. bila bau bensin menyengat, berarti fuel pump bermasalah.

"Kalau cuma kotor mungkin mobil masih bisa jalan, yang fatal kalau fuel pumpnya lemah atau bahkan mati, terpaksa harus diderek," papar Ajat.